Warga Minta Penerima PKH Didata Ulang, Banyak Tak Tepat Sasaran di Kerinci

Foto ilustrasi. Warga meminta penerima PKH di Kerinci didata ulang.
KERINCI – Pendataan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kerinci dinilai tidak akurat dan banyak tidak tepat sasaran.

Informasi yang dihimpun dilapangan banyak temuan ‘aneh’ terkait penerima PKH tersebut. Ada yang sudah lama menerima PKH dan sudah mampu, namun saat ini masih menerima. Ada lagi lansia yang kategori layak menerima tapi tak dapat. Sehingga warga meminta penerima PKH didata ulang oleh pihak terkait, baik itu Dinas Sosial, pendamping PKH. Karena menurut informasinya, penerima PKH bukan data dari Pemerintahan desa.

“Saya setuju di data ulang (penerima PKH), karena banyak tidak tepat sasaran. Sepengetahuan saya, data penerima PKH bukan data terbaru. Saya berani jamin itu, jika dilihat di desa kami,” ungkap Aswardi ketua forum perangkat desa Kabupaten Kerinci, Senin (13/4/2020).

Aswardi mengatakan sepengetahuan dirinya selama 12 tahun sebagai perangkat desa, tidak pernah merasa adanya pendataan khusus untuk penerima PKH.

“Di desa saya sendiri, banyak penerima PKH yang sudah tidak layak, mungkin dahulu memang layak. Sekarang ekonominya sudah bagus, tapi masih saja tetap menerima. Pemerintah desa tidak bisa mengganti penerima, karena berhubungan langsung dengan pihak sosial,” ungkapnya

Untuk itu ia meminta adanya pendataan yang akurat dari pihak terkait. Apalagi saat ini masih banyak warga yang memenuhi syarat untuk menerima PKH.

Bahkan banyak juga warga yang menyarankan agar ada prosedur yang jelas terkait pendataan PKH dengan melibatkan aparatur desa.

“Sebenarnya warga penerima PKH di data langsung atau diminta oleh Dinas terkait? Kedepannya harus ada koordinasi antar Pemdes dengan dinas  terkait. Karena yang lebih tau kan RT atau Kades. Kecuali ada prosedur dan kriteria penerima PKH ditentukan oleh Dinas terkait,” jelas warga lainnya.

Secara terpisah koodinator PKH Kerinci Aviv dikonfirmasi mengatakan terkait pendataan penerima PKH bukan wewenang pendamping. “Yang jelas kami bukan petugas pendataan, kami adalah petugas pendampingan kelaurga yg menerima bantuan pkh,” pungkasnya.(hdp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here