Ulama Sekaligus Tokoh Adat Rawang Putuskan Memilih Fikar Azami – Yos Adrino. Ini Alasannya

 

SUNGAIPENUH – Ulama sekaligus tokoh adat Hamparan Rawang, Redho Frisisko, S.PdI memutuskan mendukung dan memilih Fikar Azami – Yos Adrino di Pilwako yang dihelat 9 Desember 2020.

Keputusan itu diambil setelah, ulama sekaligus tokoh adat Hamparan Rawang melihat visi dan misi yang diwujudkan dalam program, Fikar Azami dan Yos Adrino tentang keagamaan dan adat.

“Keputusan saya memilih pak Fikar dan pak Yos ini berdasarkan visi dan misi, serta program beliau yang peduli dengan agama dan adat. Inilah dasar utama saya mendukung beliau,” terang Redho Frisisko,S.PdI.

Selain itu, faktor dalam visi dan misi Fikar – Yos akan mendirikan satu rumah Tahfiz di setiap kecamatan, sertan program 1.000 Hafiz Quran, dan peningkatan kapasitas lembaga Pengembangan Tilawah Al-Quran (LPTQ), juga menambahkan keyakinan, dia mendukung dan memilih Fikar Azami – Yos Adrino.

Calon Walikota Sungaipenuh, Fikar Azami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari ustad Ridho Frisisko. Dari pertemuan tadi banyak sekali masukan dan nasehat yang diberikan oleh beliau untuk Sungaipenuh kedepan, baik itu dari segi agama dan adat.

Untuk diketahui, program keagamaan menjadi prioritas Fikar Azami – Yos Adrino. Kedepan Fikar-Yos memastikan peningkatan insentif untuk Guru ngaji, pegawai Syara’ dan Gharim serta imam masjid. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan semangat para tokoh agama untuk lebih semangat mengajar generasi muda di Kota Sungai Penuh. Demikian juga untuk kelestarian adat, Fikar – Yos juga akan memberikan intensif bagi orang adat.

“Agama merupakan pondasi, sehingga harus kuat sejak dini. Untuk menunjang sektor keagamaan di Kota Sungai Penuh agar Kota Sungai Penuh menjadi Kota yang Agamais, tentunya kesejahteraan bagi pegiat dan pengurus sektor agama perlu diperhatikan, mulai dari guru ngaji, Pegawai Syara’, Gharim dan Imam Masjid,”ungkap Calon Walikota Sungai Penuh, Fikar Azami.

Wakil Walikota Sungai Penuh, Yos Adrino juga menjelaskan sejak lama Kota Sungai Penuh telah menjadi daerah yang terkenal agamais, ini harus diperhatikan dan terus dikembangkan. Agar dibidang keagamaan tidak ada lagi kendala kedepannya.

“Profesi sebagai Guru Ngaji, Imam pegawai syara’, gharim dan Imam Masjid merupakan pekerjaan yang mulia. Tapi bukan berarti Pemkot Sungai Penuh lepas tangan, selama ini intensif bagi guru ngaji hingga gharim dan Imam Masjid sudah diberikan, tapi kedepan akan kita tingkatkan lagi,” jelasnya.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here