Penyelenggara Bimtek Siskeudes Mahatara Jadi Sorotan, Disebut Ajang Bisnis

Jambihariini, SUNGAIPENUH– Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) berbasis aplikasi sistim keuangan Desa  (Siskeudes) versi 2.0.4 yang diikuti oleh pemerintah desa se-kota Sungai Penuh yang disenggelarakan di Hotel Abadi Grand di kota Jambi baru – baru ini menjadi polemik dan disorot oleh berbagai kalangan, mulai dari kalangan media hingga peserta bimtek itu sendiri.

Sebab agenda Bimtek yang dianggap penting itu dinilai tidak efektif, tidak transparan hingga disenyalir hanyalah pemborosan anggaran serta diduga sebagai ajang bisnis oleh penyelenggara yaitu Lembaga Mahatara.

Berbagai persoalan ditengah berlangsungnya Bimtek terus mencuat. Mulai dari keluhan peserta Bimtek hingga legalitas Lembaga juga dipertanyakan.

Bukan hanya itu, akreditasi dan website Lembaga Mahatara juga patut dipertanyakan. Selain itu, jumlah hari kegiatan agenda Bimtek disenyalir dimanipulasi oleh penyelenggara.

“Iya, dari sekian banyak, salah satunya kami akan mempertanyakan legalitas Lembaga Mahatara, dan kami menduga ini hanyalah ajang bisnis, dan kami dapat informasi lembaga ini baru saja berdiri, belum ada jam terbang,” ungkap sumber kepada indonesiasatu.co.id, Senin (13/12/2021).

Untuk diketahui, Keuangan dan Penatausahaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) versi 2.0.4 se-kota Sungai Penuh diselenggarakan mulai tanggal 10 hingga 13 Desember 2021. Namun kegiatan hanya dilaksanakan dua hari.

“Dalam agenda empat hari, tapi kami bimtek hanya hari, kami rasa hanya lahan bisnis penyelenggara saja, ” ujar salah seorang peserta bimtek. (*)

Editor: Hendri Dede

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here