Pengadaan alat Peraga PAUD Desa Ladeh menuai sorotan

KERINCI– Setelah bangunan fisik, kini giliran realisasi dana desa dalam bentuk pengadaan alat Peraga Edukasi di PAUD Desa Ladeh menuai sorotan.

Hal ini dikarenakan, adanya dugaan pengadaan peralatan atau APE fiktif yang direalisasikan dengan dana desa di PAUD Bhakti Anak Indonesia di Desa Ladeh yang dianggap tidak wajar.

Pasalnya, dari sekian banyak fasilitas dari PAUD hanya berbentuk APE dalam menunjang permainan saja, padahal anggaran bagi pengadaan peralatan PAUD diketahui warga cukuo besar dianggarkan.

“Sering sekali kita dengan anggaran pengadaan peralatan maupun fasilitas PAUD yang cukup besar, namun pada kenyataannya peralatan yang ada di PAUD hanya sedikit, tidak sesuai anggaran yang ada,”ungkap sumber.

Sementara itu, Pengelola PAUD Bhakti Anak Indonesia Desa Ladeh, Eka mengakui adanya pengadaan bagi peralatan, Fasilitas hingga APE bagi Penunjang Belajar PAUD Bhakti Anak Indonesia.

“Ada dibeli peralatan berupa APE, dalam bentuk alat permainan kayu dan sebagainya,”sebutnya.

Sementara itu, untuk peralatan penunjang lainnya juga diberikan, berupaka perlatan bagi guru PAUD di Desa ladeh tersebut.

“Ada juga Laptop,”singkatnya.

padahal, berdasarkan informasi yang diterima desa ladeh sendiri menganggarkan Lebih Rp 45 juta untuk penunjang pelaksanaan kegiatan PAUD. Selain anggaran yang besar, dalam beberapa waktu terakhir aktivitas pembelajaran di PAUD juga terbilang Vakum.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here