Pemkab Kerinci Perintahkan Kades Berhentikan Oknum Perangkat Desa Tersandung Narkotika

Oknum Perangkat Desa Tersandung Kasus Narkotika, Pemkab Kerinci Perintahkan Kades Berhentikan

JAMBIHARIINI. COM, KERINCI – Adanya oknum perangkat Desa yang tersandung kasus Narkotika di Kabupaten Kerinci ditanggapi langsung  Pemkab Kerinci.

PJ Sekda Kerinci Asraf menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Kerinci sangat mendukung pihak berwajib dlm memberantas Narkotika dlm bentuk apapun.

Sehingga atas penangkapan yang dilakukan polres Kerinci di Sleman kepada salah seorang oknum perangkat desa. Maka Pemkab Kerinci meminta Kades melalui Camat untuk memberhentikan oknum tersebut.

“Atas proses yang dilakukan Polres Kerinci sangat kami dukung.Kami sudah perintahkan Camat danau Kerinci untuk meminta Kades Koto Tengah Kecamatan Danau Kerinci untuk MEMBERHENTIKAN yang bersangkutan hari ini juga, ” tegas Sekda Asraf

Diberitakan  sebelumnya satuan Resnarkoba

Polres Kerinci kembali menggerebek sebuah rumah terduga pengedar Narkotika jenis Ganja, pada Selasa (16/02/2021) di Desa Koto Tengah Seleman, Kecamatan Danau Kerinci, Jambi.

Polisi berhasil ringkus pemilik sekaligus terduga pengedar narkoba yang terduga oknum perangkat Desa Koto Tengah-Sleman yang berinisial H, sekitar jam 20.30 WIB.

Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho, melalui Kasat Resnarkoba Polres Kerinci, IPTU Saprizal, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga pengedar narkoba jenis ganja. Penangkapan ini berawal dari informasi dari laporan masyarakat ada aktivitas yang mencurigakan salah satu rumah di Desa Koto Tengah Seleman, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, yang sering dijadikan tempat transaksi narkotika.

Berkat laporan masyarakat, Kanit Opsnal Resnarkoba IPDA Yandra Kusuma, melakukan penggrebekan di rumah H (28) yang beralamat di desa koto tengah-sleman, kecamatan Danau kerinci, kabupaten Kerinci dan ditemukan barang bukti berupa narkoba jenis ganja. “Terduga pengedar inisial H pekerjaan merupakan Perangkat Desa,” katanya.

IPTU Saprizal, juga menambahkan, adapun barang bukti yang ditemukan ada 324 klip plastik warna bening yang berisi narkoba jenis ganja yang di rencanakan siap di edarkan oleh terduga H, 1 botol yang berisi daun ganja dan 3 klip plastik warna bening ukuran kecil yang juga berisi ganja yang siap edar.

2 lintingan rokok berisi tembakau dicampur dengan daun ganja, 1 plastik warna bening ukuran besar merk LEVIN. Selanjutnya 1 tas ransel merk travel time warna hitam, 2 blok kertas papir merk Naraya, 1 klip plastik warna bening merk plastikc Zipper berisi bungkusan plastik warna bening, dan uang sebesar Rp. 412.000.

“Jadi total barang bukti yang ditemukan seberat bruto 10,387,” terangnya.

Terduga pengedar terancam pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) Undang -undang nomor 35 tahun 2009. “Ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara,” tegas Kasat Narkoba Polres Kerinci IPTU Saprizal. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here