Kembali Ukir Prestasi.. Bank Jambi Raih Predikat Sangat Bagus

Dirut Bank Jambi Yunsak El Halcon bersama Gubernur Jambi Al Haris saat HUT Bank Jambi (08/01/2022).

JAMBIHARIINI.COM, JAMBIBank Jambi kembali mengukir prestasi. Sebanyak 18 bank meraih predikat “sangat bagus”, dari 36 bank di Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 1, untuk kelas aset 10 triliun sampai di bawah 25 triliun rupiah.

Predikat itu salah satunya diraih oleh Bank Jambi. Kelebihan Bank Jambi adalah memiliki paling tinggi dibanding bank-bank yang di rating dan menggenggam rekor 25 tahun “sangat bagus” tanpa putus.

Sementara itu, 9 bank mendapat predikat “bagus”, dan 7 bank berpredikat “cukup bagus”. Dua bank di kelompok ini tidak di rating, karena data tidak lengkap.

Bank Jambi menjadi jawara di kelas ini dengan perolehan skor tertinggi, yakni 95,03 persen. Tak hanya paling tinggi di kelasnya, total skor yang diraih Bank Jambi juga tertinggi di antara bank-bank lain yang ikut serta dalam rating kali ini.

Direktur Bank Jambi, Yunsak El Halcon mengatakan, pandemi covid-19 yang terjadi memaksa dirinya berpikir keras, agar pandemi menjadi peluang bagi Bank
Jambi.

“Ini juga harus kami lihat sebagai peluang dari sisi teknologi. Dengan adanya pandemi, kita harus mempercepat perkembangan teknologi. Salah satunya memanfaatkan IT, lalu melakukan update value terhadap sumber daya manusia, sistem, dan infrastruktur bank,” kata El Halcon dikutip dari rilis yang diterima JAMBIHARIINI.COM, Kamis 11 Agustus 2022

El Halcon mengungkapkan, meski Bank Jambi bukan bank digital, dia ingin semua di Bank Jambi serba digital. Bank Jambi bahkan telah memiliki tim kreatif, yang berguna dalam pengembangan Bank Jambi.

Desain-Menara 9 atau gedung baru Bank Jambi 12 Lantai Milik Bank Jambi.
Desain-Menara 9 atau gedung baru Bank Jambi 12 Lantai Milik Bank Jambi.

“Kami perlu big data. Alhamdulillah kami menjadi salah satu bank yang terpilih bekerja sama dengan AWS Amazon untuk mengembangkan big data,”
jelas El Halcon.

Dengan data-data itu Bank Jambi dapat memprediksi dan menghasilkan produk tahun mendatang. Berdasarkan data Biro Riset Infobank (BIRL), seluruh pos keuangan Bank Jambi tumbuh positif. Labanya tumbuh 13,90 persen dari 275,81 miliar rupiah pada 2020, menjadi Rp. 314,15 miliar rupiah pada 2021

Kenaikan laba ini seiring dengan rasio profitabilitas, return on asset (ROA), dan return on equity (ROE) yang juga tercatat tumbuh.

ROA Bank Jambi mencapai 3,20 persen, naik dari 3,17 persen pada tahun sebelumnya. Sementara, ROE 19,37 persen, naik dari tahun sebelumnya yang tercatat 19,04 persen.

“Kredit Bank Jambi juga tumbuh 5,67 persen dari 8,49 triliun rupiah pada 2020, menjadi 8,98 triliun rupiah pada 2021. Kenaikan kredit bank ini dibarengi dengan kualitas kredit yang baik, tercermin dari non performing loan yang terjaga di level 1,12 persen, atau jauh di bawah ketentuan regulator sebesar 5 persen,” papar El Halcon.

Dari tujuh aspek penilaian pada rating kali ini, Bank Jambi mendapat skor terbaik pada tiga aspek, yakni permodalan, yang indikatornya capital adequacy ratio
(CAR) dan pertumbuhan modal inti.

Rentabilitas, komponennya adalah ROA, ROE, dan pertumbuhan laba. Efisiensi, indikatornya adalah rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BO/PO) dan net interest margin (NIM).

Sementara, untuk empat aspek lainnya, sebagian besar nilainya nyaris sempurna. Selain teratas di kelompoknya, apresiasi lebih tinggi layak diberikan pada bank yang mayoritas sahamnya dimiliki pemerintah daerah Jambi ini, karena Bank Jambi secara konsisten mampu merengkuh predikat “sangat bagus” selama 25 tahun berturut-turut.

Terhitung sejak 1997 hingga saat ini Bank Jambi sukses mempertahankan predikat prestisius itu. Di industri, tak banyak bank yang mampu mempertahankan prestasi dalam kurun waktu selama itu.

Tren kinerja positif Bank Jambi berlanjut di tahun 2022. Berdasarkan data Biro Riset Infobank, sejumlah pos keuangan, seperti total aset, kredit, dan laba (rugi) bersih tahun berjalan bank ini mencatatkan pertumbuhan positif hingga kuartal pertama 2022.

Dari sisi kredit, Bank Jambi mampu mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 4,08 persen atau dari 8,63 triliun rupiah pada kuartal pertama 2021, menjadi 8,99 triliun rupiah

Sejalan dengan itu, DPK juga tumbuh 0,98 persen menjadi 10,49 triliun rupiah. Tumbuhnya kredit dan DPK turut mendorong pertumbuhan laba (rugi) bersih
tahun berjalan Bank Jambi sebesar 29,94 persen atau menjadi 121,61 miliar rupiah.

“Selain itu, rasio-rasio keuangan Bank Jambi terjaga, ditandai dengan pertumbuhan yang dicapai Bank Jambi berkualitas. Per kuartal pertama 2022, NPL net Bank Jambi berada di level 0,36 persen, sementara ROA-nya meningkat dari 4,06 persen di kuartal pertama 2021 menjadi 4,85 persen,” jelas El Halcon.

Bahkan dari sisi operasional, Bank Jambi pun semakin efisien, yang terlihat dari
rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BO/PO) sebesar 60,65 persen atau sedikit naik dibanding tahun sebelumnya, yakni 59,35 persen.

“Keberhasilan Bank Jambi juga atas dukungan para pemegang saham, pimpinan DPRD se-Provinsi Jambi dan ketua komisi membidangi BPD, gubernur dan sekda
dan OPD terkait OJK, BPKP, BPK, Kajati, Kapolda, dan Danrem,” ujar El Halcon.

Yunsak El Halcon menjelaskan, untuk mempertahankan dan meningkatkan performa bisnis, Bank Jambi melakukan sejumlah strategi. Salah satunya peningkatan digitalisasi.

Pada 2017, Bank Jambi meluncurkan mobile banking. Bank Jambi juga terus melakukan kerja sama dengan pihak lain, seperti perusahaan financial technology (fintech).

Bank Jambi juga terus meningkatkan kapabilitas internal. Kapabilitas, lebih kepada program insentifikasi infrastruktur dan kualitas SDM yang harus ditingkatkan,
khususnya bidang IT, termasuk dari sisi pengembangan software dan hardware, serta keandalan DRP (disaster recovery planning) dan DRC (disaster recovery
center).

Untuk mengakomodasi kebutuhan ruangan untuk unit kerja, Bank Jambi
mendirikan gedung baru yang ditujukan sebagai kantor pusat bernama
Mahligai 9.

Kantor baru Bank Jambi ini merupakan bangunan hemat energi dengan sistem pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang modern dan ramah lingkungan.

Gubernur Jambi, Al Haris, pada peresmian Mahligai 9 Bank Jambi, beberapa waktu lalu, berharap pendirian gedung baru ini diimbangi dengan pelayanan terbaik dan optimal bagi masyarakat.

Dengan spirit membangun daerah, Bank Jambi mampu meraih hati rakyat Jambi dan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat Jambi. Dengan memberi pelayanan optimal, tidak cepat merasa puas di tengah pencapaiannya, Bank Jambi memiliki tanggung jawab sangat besar sebagai salah satu tonggak
penopang perekonomian Provinsi Jambi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk diketahui, peran Bank Jambi bagi perekonomian di sektor regional, sangat signifikan. Bank orang Jambi ini dipercaya pemerintah untuk mengelola dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) sebanyak dua tahap dan berhasil melampaui
target penyaluran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Secara terperinci, pada tahap pertama, periode 9 Oktober 2020 sampai 8 April 2021, Bank Jambi berhasil merealisasikan penyaluran dana PEN sebesar 1,27 triliun rupiah, naik 111,3 persen dari target awal 602,48 miliar rupiah.

Pada tahap kedua, 8 April 2020 sampai 1 Oktober 2021, dari target penyaluran 453 miliar rupiah, pada kenyataannya meningkat 174,62 persen menjadi 1,24 triliun rupiah dana PEN yang disalurkan Bank Jambi kepada 7.622 debitur yang terdampak pandemi covid-19.

Dalam peningkatan digitalisasi dan SDM, Bank Jambi terdepan dan menjadi bintang rating bank tahun ini. Bank Jambi mampu mengukir tiga prestasi sekaligus.

Selain mencetak kinerja gemilang tahun 2021, sebagaimana terekam dalam “Rating 107 Bank Versi Infobank 2022”, Bank Jambi mencatatkan dua prestasi istimewa lain, yakni bank peraih skor tertinggi dalam rating dari 107 bank umum, dan bank berpredikat “sangat bagus” selama 25 tahun berturut-turut. (Hdp/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here