Dinkes Kerinci Lakukan Rapid Tes 44 PNS di Pemkab Kerinci

Kadis Kesehatan Hermendizal saat memberikan keterangan soal Covid-19.
KERINCI– Sebanyak 44 PNS Pemkab Kerinci di rapid test oleh Dinkes Kerinci.
itu dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkab Kerinci.
Ini dilakukan Gugus Tugas Penanganan covid-19 Kerinci melakukan tracing terhadap orang yang pernah jalin kontak dengan WD (35), pasien positif corona yang bekerja sebagai pegawai (PNS) di Pemkab Kerinci.

WD merupakan pasien positif corona ke 93 di Provinsi Jambi. Dia merupakan warga Sungai Penuh. Dia dinyatakan positif terinfeksi corona pada Minggu (24/5) lalu. WD yang berusia 35 tahun punya riwayat kontak dengan pasien 65 klaster Pasar Sungai Penuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermendizal membenarkan pemeriksaan tersebut. Menurut dia, ada sebanyak 44 PNS yang di rapid test. “Ya, Sudah kita rapid test tadi (kemarin). Jumlahnya 44 orang yang pernah kontak dengan pasien 93,”katanya.

Dia menyebutkan dari hasil rapid test 44 orang tersebut, hasilnya Negatif. Tidak ada yang positif. “Yang ikut rapid test juga ada pejabat eselon II sampai eselon IV. Yang jelas yang ada kontak dengan WD,”jelasnya.

Selanjutnya, dia merencanakan akan melaksanakan rapid test lagi, hari ini Rabu (27/05) bagi yang tidak hadir. “Besok kita akan rapif test lagi. Karena ada yang belum masuk tadi, makanya kita rapid lagi,”pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini jumlah kasus positif corona di Jambi sudah mencapai 97 orang. Dari jumlah tersebut, baru 15 orang yang sudah dinyatakan sembuh. Sementara 82 orang lagi masih dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan di kabupaten dan kota.

Sementara itu, secara nasional, pasien positif Covid-19 di Indonesia masih terjadi penambahan. Kabar baiknya, angka penambahan pada Selasa (26/5) menurun dibanding hari sebelumnya. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, pada Selasa (26/5), mengumumkan terdapat penambahan 415 pasien. Total, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia mencapai 23.165 kasus.

Sementara itu, untuk pasien yang berhasil sembuh jumlahnya mencapai 235 orang pada Selasa (26/5) dan total menjadi 5.877 pasien yang sembuh. Sedangkan pasien meninggak bertambah 27 orang dan totalnya mencapai 1.418 kasus. “Ini tersebar di 406 kabupaten/kota yang terdampak dari seluruh provinsi di Indonesia,” sebut Yurianto dalam jumpa pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (26/5).(advertorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here